Konfigurasi IP Address & Jaringan Dasar
(Dr. Supratman Zakir, S.Kom., M.Pd., M.Kom)
Dasar Teori Jaringan
- IP Address : alamat identifikasi komputer/host dalam jaringan. Setiap host memiliki IP unik.
- IPv4 : 32 bit (4 oktet), contoh: 192.168.7.14. Terdiri dari network address dan host address.
- Netmask (Subnetmask) : memisahkan network dan host address. Contoh: 255.255.255.0.
- Kelas IPv4 : A (8 bit network), B (16 bit), C (24 bit), D, E.
- Gateway : perangkat untuk menghubungkan satu jaringan ke jaringan lain (atau internet).
- DNS Server : menerjemahkan nama domain ke IP address.
- DHCP : memberikan IP secara otomatis (dinamis).
Perintah Penting Linux
ifconfig / ip addr — melihat & konfigurasi interface.
route -n — melihat tabel routing & gateway.
/etc/network/interfaces — file konfigurasi network statis/dinamis.
/etc/resolv.conf — file konfigurasi DNS client.
ifup / ifdown — menyalakan/mematikan interface.
netstat — melihat port listening, statistik, koneksi.
lspci | grep -i net — melihat informasi NIC.
dmesg, lsmod, lspci — informasi kernel & hardware.
Konfigurasi IP
- Statis : edit /etc/network/interfaces (address, netmask, gateway, dns-server).
- Dinamis (DHCP) : set "iface eth0 inet dhcp" pada interfaces.
- Gateway : route add default gw <ip_gateway> atau set di interfaces.
- DNS : tambahkan nameserver di /etc/resolv.conf.
Soal Formatif Bab 6
Pilih jawaban yang paling tepat. Isian singkat untuk soal uraian.
8. Jelaskan perbedaan antara konfigurasi IP statis dan dinamis (DHCP)!
9. Sebutkan dan jelaskan 3 (tiga) perintah untuk troubleshooting jaringan di Linux!
Nilai: —