Showcases

Background Image

OUR FEATURES

Paper

Tulisan-tulisan ilmiah dengan kajian literatur yang pernah dipublish dalam Jurnal Ilmiah

Research

Berisi hasil Riset-riset baik yang dilakukan secara individu maupun kelompok

Training

Berisi bahan-bahan training, dapat dijadikan referensi tambahan dalam berbagai acara training

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus melakukan pengembangan baik itu dalam proses akademik maupun nonakademik.

Study Comparative Tingkatkan Mutu STAIN



Tulisan dimuat di Harian Padang Ekspres, Minggu 20 Oktober 2013

 
Baru-baru ini STAIN Bukittinggi yang memiliki kampus di Garegeh dan Kubang ini mewisuda lebih kurang 435 wisudawan dan wisudawati yang siap untuk mengisi lapangan pekerjaan di tengah masyarakat. Seperti yang pernah disampaikan oleh Ketua STAIN Bukittinggi Dr. H. Ismail, M.Ag bahwa lulusan STAIN Bukittinggi dibekali dengan ilmu agama dan ilmu lain sesuai dengan program studi yang ditekuninya.

Selain upaya melahirkan lulusan terbaik setiap tahunnya, salah satu program studi yang ada di STAIN Bukittinggi yaitu Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer (PTIK) telah mulai membekali mahasiswanya untuk dapat berkompeten dibidangnya. Program dan upaya yang dilakukan oleh PTIK ini adalah melakukan Studi Komparatif ke berbagai perguruan tinggi yang ada di luar negeri seperti Malaysia.

Studi komparatif merupakan sebuah Studi perbandingan untuk melihat seperti apa perguruan tinggi lain dan kemudian melakukan perbandingan terhadap perguruan tinggi tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sistem Informasi dan Pangkalan Data STAIN Bukittinggi Supratman Zakir terkait rencana studi komparatif yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2014 mendatang.

"Ini merupakan sebuah studi perbandingan. Kita melihat seperti apa perguruan tinggi yang kita kunjungi lalu  kita bandingkan dengan perguruan tinggi kita. Kemudian jika memungkinkan ada hal-hal yang bisa kita tiru (yang baik) maka kita coba melaksanakannya di kampus kita," ungkap Ketua Prodi PTIK periode 2007-2010 tersebut.

Lebih lanjut lagi, Supratman Zakir yang juga merupakan Sekretaris Tim Pengembangan Institusi STAIN Bukittinggi menjelaskan bahwa program yang telah dirancang dan dipersiapkan sejak tahun 2007 ini baru berjalan pada tahun 2009. Dimana lebih kurang terdapat 40 orang dari STAIN Bukittinggi yang terdiri dari mahasiswa dan dosen ini melakukan kunjungan pertama pada bulan Desember 2009 lalu ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Malaya (UM).

"Studi komparatif ini telah kita rancang dan kita persiapkan sejak 2007 dan baru terelisasi tahun 2009. Sampai tahun ini, STAIN Bukittinggi khususnya mahasiswa PTIK dan beberapa orang dosen telah melakukan sebanyak empat kali dan rencananya bulan Maret 2014 studi komparatif kelima akan kita laksanakan juga," jelas dosen yang mengajar mata kuliah Jaringan Komputer, Web Design, dan Metodologi Penelitian Sistem Informasi ini.

Banyak hal yang dapat diambil dari kunjungan dan studi komparatif oleh STAIN Bukittinggi baik itu lembaga, dosen, dan mahasiswa. Supratman menegaskan bahwa banyak sekali manfaat dan ilmu yang diperoleh setelah berkunjung Universiti Putra Malaysia (UPM) dan International Islamic University Malaysia (IIUM) tahun 2010 dan kunjungan ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universiti Selangor (UNISEL) tahun 2012 serta studi ke Kolej University Islamic Selangor (KUIS) dan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia ini. Beberapa manfaat yang bisa diambil yaitu dalam bidang akademik, lingkungan, dan kemahasiswaan.

"Studi komparatif ini memiliki banyak manfaat yang berguna tidak hanya bagi institusi atau lembaga tapi juga bagi mahasiswa salah satunya adalah bidang akademik yaitu penataan kerjasama dengan lembaga-lembaga lain. Kemudian bidang lingkungan yaitu kebersihan dan keindahan semakin meningkat serta bidang kemahasiswaan yaitu para mahasiswa terpacu semangatnya dan memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi untuk bersaing," papar Supratman Zakir, Jumat (18/10) lalu kepada inioke.com

Seperti beberapa bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Maret 2013 ini sebanyak 44 orang mahasiswa dan dosen STAIN Bukittinggi baru saja kembali dari studi komparatif ke Malaysia, Singapura, dan Thailand. Agenda rutin setiap tahun ini menurut Supratman Zakir hendaknya mendapat dukungan penuh dari pihak kampus, mahasiswa, dan orang tua.

Selain sebagai salah satu upaya mendukung peralihan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) atau Univeritas Islam Negeri (UIN), program yang dilakukan oleh PTIK ini diharapkan juga dapat diikuti oleh program studi lain sperti Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Agama Islam, dan Program Studi Pendidikan Bimbingan Konseling serta jurusan yang ada di STAIN Bukittinggi.

"Mulai tahun 2014, kita berusaha untuk mencoba memperluas peserta dari program studi lain dan sepertinya banyak yang berminat seperti PBK, PBI, dan jurusan lainnya yang di kampus," ucap Supratman mengakhiri. (*)

Other Articles

MoU IAIN dan UNISEL

Supratman Zakir 01.16.2015

Acara Penandatanagan naskah MoU antara IAIN...

Read more: MoU IAIN dan...

Bersama Dosen USIM

Supratman Zakir 01.14.2015

Selesai kunjunagn ke Fakultas Sains Komputer dan...

Read more: Bersama Dosen...

Utilitarianisme dalam ICYCA

Supratman Zakir 01.14.2015

Konsepsi Allah tentang ilmu pengetahuan yang...

Read more: ...

Study Comparative Tingkatkan Mutu STAIN

Supratman Zakir 01.14.2015

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sjech...

Read more: Study...

Bersama Profesor

Supratman Zakir 01.15.2015

Bersama Prof. Dr. Musa Ahmad Timbalan Counselor...

Read more: Bersama...

Penandatanganan Naskah MoU

Supratman Zakir 01.16.2015

Acara penandatangan Naskah Memorandum of...

Read more: ...

Memorium at Putrajaya

Supratman Zakir 01.16.2015

Secuil memori indah kebersamaan di Kawasan...

Read more: Memorium at...

Powered by Amazing-Templates.com 2014 - All Rights Reserved.